Home » » Ini Cara Hebat Budidaya Buah Naga Dalam Pot

Ini Cara Hebat Budidaya Buah Naga Dalam Pot

Posted by CB Blogger

Foto : Tanaman Buah Naga Dalam Pot (Ilustrasi)
Meutani -- Halo sahabat Tani Organik pecinta tabulampot, tabulampot memang memudahkan kita untuk budidaya tanaman, khususnya untuk yang memiliki keterbatasan lahan seperti diperkotaan tabulampot menjadi alternatif sangat baik dengan hasil memuaskan pula. Kesempatan kali ini kita akan menerangan tentang teknik atau cara budidaya buah naga dalam pot. Buah naga sebenarnya sudah kita bahas sebelumnya pada artikel Cara Menanam Buah Naga di Lahan Perkebunan. 

Namun itu di lahan perkebunan, nah bisa kah kita budidayakan tanaman buah kaktus ini dalam pot? tentu bisa :). Selain sahabat menikmati buahnya, tabulampot buah naga ini juga akan menghiasi halaman rumah sahabat. Kelebihan yang lain adalah tanaman ini bisa anda pindah-pindah sesuai keinginan sahabat. Untuk hasil yang memuaskan, tentu dari teknik penanaman yang benar. Sebelum menanamnya, kita lihat dulu teknik budidayanya dibawah ini.

1. Menentukan Bibit Buah Naga

Yang pertama terlebih dahulu kita membibitkannya bisa dengan metode generatif (biji) atau vegetatif (stek). Namun untuk cara praktis, bibit siap tanam sahabat tinggal beli di toko bibit sekitar tempat sahabat. Pemilihan bibit harus kita lakukan yaitu dipastikan bibit sehat tidak terserang hama dan penyakit, memiliki batang yang kokoh, berwarna hijau tua serta ujungnya utuh dan lancip.

2. Menyiapkan Media Tanam

Pertama kita siapkan pot sebagai wadah untuk penanaman bibit buah naga. Ada beberapa jernis pot seperti dari bahan semen, plstik, tanah liat atau drum bekas yang dipotong. Namun penanaman buah naga bagusnya menggunakan pot dari bahan tanah liat, sebab akan berpengaruh pada perubahan susu yang drastis dari seiang ke malam dalam proses pembungaan. Pot minimal sekitar berdiameter 40cm, lebih besar lebih baik.

Kemudian siapkan media campuran kompos/pupuk kandang yang sudah difermentasi dengan perbandingan 1:1. Terlebih dahulu campuran tanah+kompos/pupuk kandang yang telah disiapkan istirahatkan selama 3-5 hari supaya media tanam bersih dari bakteri yang akan menimbulkan penyakit pada tanaman buah naga.

3. Penanaman Bibit Buah Naga

Langkah selanjutnya kita mulai proses penanaman bibit pada pot. Sebelumnya bibit yang masih dalam polybag, kita buka terlebih dahulu plastik polybag dengan hati-hati jangan sampai perakaran rusak. Kemudian letakkan bibit buah naga pada pot dengan posisi tegak lurus keatas, jangan sampai miring.

4. Memasukan Campuran Tanah + Kompos Pada Pot

Kemudian masukan media campuran tanah + kompos pada pot. Ratakan dan padatkan dengan tangan agar tanaman kokoh. Media tanam yang memiliki banyak unsur hara dapat membantu tanaman buah naga beradaptasi lebih cepat, dari itu kompos kita campurkan dengan tanah.

5. Melakukan Penyiraman

Setelah itu, bibit kita lakukan penyiraman. Penyiraman ke seluruh tanaman dan media tanamnya secukupnya. Gunakan embrat atau gembor untuk proses penyiraman yang maksimal.

6. Memasang Tiang Panjat

Fungsi dari tiang panjat tersebut adalah sebagai penopang agar buah naga tidak mudah roboh. Jika buah naga sudah tumbuh besar, tiang tersebut akan dililit oleh akar tanaman tersebut. Lebih baik jika tiang panjat terbuat dari besi berdiameter sekitar 8 cm hingga 10 cm. Sahabat bisa memberikan kaki-kaki pada tiang tersebut agar kokoh dan kuat sebagai penopang akar buah naga.

7. Memberikan Pupuk Susulan

Unsur hara pada media dalam pot lama kelaman akan terkuras, dan mengakibatkan tanaman kekuarangan nutrisi. Maka suplay nutrisi perlu kita berikan secara berkala. Untuk memberikan nutrisi bagi tabulampot, yang sering saya lakukan ialah 1 sdm KOCOR BMW + 1 sdt POC BMW + air 1 liter, dikocorkan pada media tanaman 1 gelas pertanaman. Lakukan pemupukan ini secara rutin 1 bulan sekali.

8. Mempercepat Munculnya Bunga/Buah

Sering saya mendengar keluhan pembudidaya tanaman buah naga yang tanamannya tidak kunjung berbuah, atau setelah berbunga malah rontok. Solusinya kita perlu menyemprotkan hormon perangsang buah. Hormon perangsnag buah akan memacu tanaman berbuah lebih cepat dengan kualitas buah yang baik. Hormon perangsang buah yang sering saya pakai adalah POC BMW. Aplikasikan dengan cara disemprot pada tabulampot buah naga, dosisnya 2 tutup POC BMW + air 10 liter. Lakukan pemberian hormon perangsang ini dengan interval 2 minggu sekali.

9. Pemeliharaan Lainnya

Selesai mengerjakan langkah diatas, tentunya tanaman jangan dibiarkan begitu saja. Untuk mendapatkan tanaman yang tumbuh optimal dibutuhkan pemeliharaan lainnya seperti melakukan penyiraman setiap hari, dikondisikan dengan kelembaban media tanamnya, membersihkan rumput atau sampah pada pot, pangkas cabang pilihan agar tingginya mencapai 40-60 cm dari media tanam.

10. Hama dan Penyakit Tanaman Buah Naga

Hama-hama ini sering mengganggu tanaman buah naga yaitu tungau, kutu kebul, kutu sisik, kutu batok, bekicot, semut, burung. Pengendalian dari hama-hama diatas bisa dengan menyemprotkan Insektisida hayati ANTILAT 4-5 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Adapun penyakit tanaman pun kerap menyerang buah naga seperti busuk pangkal batang, busuk bakteri, fusarium. Penanggulangannya dengan fungisida hayati NOPATEK dengan dosis 1 tutup NOPATEK + 2 liter air diaduk dan dikocorkan 1 gelas per pot pada tanaman yang terserang penyakit saja.

Demikian ulasan kita kali ini mengenai Cara Budidaya Buah Naga Dalam Pot, semoga menambah referensi bagi sahabat pecinta tabulampot untuk lebih banyak lagi dalam budidayanya. Selamat menanam. [] taniorganik


0 comments:

Post a Comment