![]() |
| Foto : Tanam Cabe Rawit Dalam Pot |
Mengapa memilih komoditi cabe rawit untuk petani pemula? Sifat cabe rawit merah lokal lebih tahan terhadap hama peyakit bila dibandingkan dengan cabe kriting dan juga masa hidup serta berbuah yang cukup lama bahkan sampai bertahun-tahun dari sisi ekonomi membutuhkan modal kecil dengan sukses mendapatkan keuntungan yang besar dari sisi teknis pola cara menanam cabe keriting lokal sangat sederhana karena mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekitar dibanding cabe rawit hibrida akan tetapi dari sisi produktivitas hasil lebih kalah dari Hibrida.
Proses Pemilihan Benih Cabe Rawit
Pemilihan benih yang berkualitas perlu diperhatikan yang dimulai dengan cabe yang sehat dan telah berwarna merah menyala setelah itu dikeluarkan bijinya dengan cara disayat dengan pisau kecil atau menggunakan chutter selanjutnya biji cabe tersebut di jemur dibawah sinar matahari langsung selama tiga hari.
Penyemaian Benih Yang Telah Dipilih
Manfaat persemaian dapat untuk menyeleksi pertumbuhan benih cabe dan juga dapat menungg kesiapan sampai bibit tersebut tahan di pindahkan ke tempat media yang lebih besar. Tempat semaian berupa polybag berukuran kecil 8 x 9 cm tetapi lebih mudah dengan sistem petakan tanah untuk persemaian.
Pola pembuatan petakan tanah dengan ukuran secukupnya dengan media tanah dengan kompos dengan diaduk sampai rata dengan tingkat ketebalan larikan petakan antara 5 – 10 cm dengan jarak 10 cm setelah itu benih cabe dimasukan kedalam larikan dengan ola jarak 7.5 cm dan disiram serta setelah itu ditutup dengan abu atau tanah usaha pada bagaian atas tidak terkena sinar matahari langsung dengan cara ditutup bagiana atasnya seperti atap dengan daun lalang kering atau sejenisnya dan setelah 3- 4 minggu tanaman cabe siap dipindahkan kedalam polybag atau Pot dengan jumlah sekitar 3-4 helai daun.
Penyiapan Media Tanam Cabe
Jangan lupa pilihlah Polybag atau Pot yang berdiameter sekitar 30 cm lebih atau sering dikenal sebagai Polybag untuk semaian sawit agar tanam kuat untuk menahan pertumbuhan cabe yang subur dan rimbun nantinya. Beberap contoh komposisi media tanam:
– Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1
– Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1
– Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1
Sebagai informasi kalau menggunakan pupuk kandang pilih pupuk yang telah jadi dan matang dengan media yang sehalus mungkin dengan cara diayak yang dicampur 3 sendok pupuk NPK yang diaduk sampai merata untuk setiap polybag dan usahakan air tidak menggenang dalam polybag terutam area pertumbuhan akar cabe.
Pemindahan Bibit ke Media Tanam
Pemindahan bibit cabe sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari stress pada cabe itu sendiri yang dilakukan dengan hati-hati agar perakaran cabe tidak rusak, seblumnya buat lubang pada polybag media tanam dengan kedalam 5 – 7 cm sperti diketahi apabila menggunakan semain dari polybag kecil lepaskan polybag tersebut dan kalau malalui petakan pindahkan bersama tanah yang menempel pada akar cabe tersebut serta dimasukan kedalam lubang tanam yang telah disediakan.
Pola Pemeliharaan dan Perawatan
Pemeliharaan dan perawatan terbagi dalam sub-bagian yang terdiri dari:
Pemupukan sebagai pupuk tambahan dengan doisis satu sendok makan NPK tetapi kalau pola tanam organik semprotkan pupuk organic cair ketika masa pertumbuhan dan buah dalam setiap bulannya untuk lakukan peyiraman yang dilakukan setiap hari dan sekurangnnya 3 hari sekali kalau tidak dibawah terik matahari langsung buang tunas muda yang terletak dibawah ketiak daun agar ketika batang belum kuat perompesan pada tunas dilakukan tiga kali. Hama dan peyakit lakuakn peyemprotan ketika terlihat diserang peyakit sesuai dengan peyakit dan hama yang datang baik itu menggunakan insektisida mauoun dengan fungisida
Masa panen
Saat pemanenan cabe sebaiknya sebelum buah merah semuanya yang ditandai dengan masih adanya garis hijau pada cabe tersebut dengan asumsi berat yang optimal cabe masih dapat ditahan selama 2-3 hari sebelum di jual ke agen atau pengepul di pasar, lakukan pemanenan pada pagi hari setelah embun kering serta jangan melakukan panen cabe pada siang hari yang terik matahari dan malam hari. [] maribertani



0 comments:
Post a Comment